Cara Mengatasi Wastafel Mampet

Cara Mengatasi Wastafel Mampet

Entah di dapur atau di kamar mandi kantor, wastafel mampet merupakan salah satu masalah yang paling menyebalkan di rumah dan dikantor. Meskipun begitu, masalah ini bisa diatasi secara mudah dengan bantuan beberapa produk rumah tangga dan cara yang tepat.

Menggunakan air mendidih untuk mengatasi wastafel mampet

PENTING: Hanya tuangkan air mendidih ke dalam saluran air jika pipa wastafel Anda terbuat dari logam. Suhu tinggi berisiko merusak pipa plastik PVC.

  1. Didihkan satu panci air, lalu secara perlahan tuangkan langsung ke saluran yang tersumbat. Hati-hati melakukan langkah ini karena Anda berurusan dengan air panas.
  2. Ulangi beberapa kali hingga sumber penyumbatnya larut. Metode ini sering kali cukup ampuh untuk menangani sumbatan yang tidak membandel, misalnya karena tumpukan lemak padat, rambut, dan endapan sabun.

Menggunakan tongkat penyedot untuk mengatasi wastafel mampet

Pastikan Anda memiliki tipe tongkat penyedot yang tepat untuk wastafel. Sebaiknya pilih tongkat penyedot wastafel yang memiliki mangkuk karet berukuran lebih kecil daripada mangkuk karet pada tongkat penyedot toilet.

  1. Oleskan gel pada mulut mangkuk karet untuk mendapatkan kekedapan yang lebih baik.
  2. Isi wastafel dengan air secukupnya atau kurang lebih setinggi mangkuk karet penyedot.
  3. Telungkupkan mangkuk penyedot pada lubang saluran air.
  4. Pompa tongkat penyedot secara cepat dengan gerakan naik turun berulang kali, lalu tarik kuat-kuat. Air seharusnya meluber keluar dari dalam saluran air.
  5. Ulangi cara ini beberapa kali sampai penyumbatnya hilang.
Cara Mengatasi Wastafel Mampet

Menggunakan produk komersial untuk mengatasi wastafel mampet

Jika masalah yang Anda hadapi tidak bisa diatasi dengan kedua metode di atas, kemungkinan wastafel Anda tersumbat bahan yang lebih membandel. Sebelum memanggil tukang pipa untuk membongkar saluran air Anda, cobalah produk penghancur sumbatan pada wastafel mampet yang dijual umum. Sebelum menggunakannya, baca dan ikuti petunjuk pemakaian pada kemasannya serta lakukan langkah-langkah keselamatan, seperti mengenakan sarung tangan karet dan masker penutup hidung dan mulut.

Mencegah wastafel mampet

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa hal berikut ini patut diingat dan diterapkan untuk menghindari wastafel tersumbat:

  • Perhatikan apa saja yang masuk ke dalam saluran air wastafel. Minyak dan lemak sering kali menjadi biang wastafel mampet di dapur, sedangkan rambut merupakan penyebab masalah yang sama di kamar mandi. Cegah benda-benda ini masuk ke saluran air.
  • Pakai filter saluran air untuk menyaring benda-benda padat atau lemak yang berpotensi menyumbat saluran air.
  • Gunakan cuka putih untuk mencegah bahan-bahan penyumbat menumpuk di dalam pipa. Tuangkan sedikit ke dalam saluran air, tunggu sekitar 15 menit, lalu siram dengan air panas. Zat asam dalam cuka membantu mencegah endapan penyumbat.

Itulah artikel tentang Cara Mengatasi Wastafel Mampet semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Cara Mengatasi Toilet Mampet

Toilet mampet merupakan salah satu kenyataan hidup yang harus dihadapi setiap rumah tangga. Ada banyak hal yang bisa membuat WC mampet. Gumpalan tisu atau tisu basah dapat menyumbat saluran pembuangan. Mainan anak atau pakaian juga kadang terperangkap di dalamnya, sengaja atau tidak.

Setiap orang perlu mengetahui cara memperbaiki WC mampet. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui hal-hal yang sebaiknya dihindari ketika berurusan dengan WC mampet. Kalau Anda curiga toilet di rumah tidak mau menggelontor, jangan siram berkali-kali dan berharap sumbatannya hilang begitu saja. Hal ini justru akan menyebabkan air meluap dan tumpah membasahi dan mengotori lantai! Lebih baik gunakan alat pembantu seperti plunger untuk menyedot benda yang menyumbat toilet. Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba salah satu metode mengatasi WC mampet tanpa disedot di bawah ini.

Pindahkan barang-barang di sekitar toilet dan kenakan sarung tangan karet sebelum memulai memperbaiki toilet.

Solusi WC mampet tanpa sedot dengan bahan alami

Banyak bahan dapur yang dapat Anda manfaatkan untuk melonggarkan saluran pembuangan WC. Bahan-bahan dapur berikut ini mampu mengatasi sumbatan akibat barang mudah hancur atau biodegradable seperti kertas tisu, tetapi tidak untuk barang padat dan keras seperti mainan anak-anak.

Tuang bubuk soda kue ke dalam toilet, lalu ikuti dengan cuka putih. Campuran kedua produk ini menghasilkan busa, jadi berhati-hatilah! Tuang cuka perlahan-lahan dan berhenti ketika ada tanda-tanda busanya akan meluap. Biarkan campuran ini selama beberapa menit di dalam toilet, lalu siramkan air panas. Tidak lama kemudian Anda akan melihat gelembung-gelembung yang menandakan bubuk soda kue dan cukanya tengah bekerja menghancurkan sumbatan. Diamkan selama beberapa jam atau semalaman.

Tips praktis mengatasi toilet mampet tanpa penyedotan

Ada beberapa cara yang lebih praktis untuk mengatasi WC tersumbat. Anda bisa menggunakan produk pembersih sehari-hari dan sejumlah benda untuk melancarkan toilet tersumbat. Berikut ini yang perlu Anda lakukan:

  1. Untuk sumbatan akibat tisu atau kertas: Tuang sabun cuci piring cair seperti Sunlight ke dalam toilet, lalu tuang air panas. Diamkan selama beberapa menit sebelum menyiramnya seperti biasa. Sabun akan membantu melonggarkan salurannya dan mendorong sumbatannya melewati bagian pipa yang berkelok pada saat toilet disiram.
  1. Untuk sumbatan akibat benda keras: Gunakan alat pembantu untuk mengatasi sumbatan akibat benda keras semisal mainan anak-anak. Alat-alat yang bisa membantu antara lain selang panjang dan hanger yang terbuat dari kawat. Kedua benda ini bisa dimasukkan ke dalam pipa pembuangan untuk meraih benda yang menyumbat. Sebisa mungkin tarik benda keras yang menyumbat. Mendorongnya justru akan membuat benda semakin jauh dari jangkauan. Berhati-hatilah ketika memakai hanger berbahan kawat agar tidak menggores permukaan toilet.
Cara Mengatasi Toilet Mampet

Satu masalah teratasi, Anda pun bisa memanfaatkan momentum ini untuk sekaligus membersihkan toilet, terutama dari percikan air yang keluar dari lubang toilet selama Anda berusaha mengatasi sumbatannya. Produk pembersih khusus toilet, seperti Domestos, bisa membantu Anda mengatasi noda pada enamel toilet sekaligus mematikan bakteri.

Itulah artikel tentang Cara Mengatasi Toilet Mampet semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Cara Mengurangi Debu di Dalam Rumah

Metode 1 dari 4: Menutup Keretakan

  1. Sebagian besar debu yang masuk ke dalam rumah berasal dari luar rumah. Gunakan dempul untuk menutup retakan di sekitar pintu dan bingkai jendela. Sebagai bonus, tagihan listrik untuk AC Anda akan berkurang.
  2. Periksa tungku perapian untuk bagian yang terbuka dari akumulasi debu dan jelaga. Anda mungkin perlu untuk menyewa jasa pembersih cerobong asap.
  3. Periksa pengering pakaian untuk sisa-sisa kain.

    • Jika ada sisa-sisa kain di dalam pengering yang sedang bekerja, ini adalah sebuah bahaya kebakaran dan mungkin ada masalah dengan sistem ventilasinya.
    • Periksa apakah ada lubang dan sumbatan di saluran udara dan ventilasi di luar. Perbaiki sebaik mungkin.

     

Cara Mengurangi Debu di Dalam Rumah

Metode 2 dari 4: Membersihkan Debu

  1. Gunakan penyedot debu dua minggu sekali. Dengan menggunakan sebuah penyedot debu yang dilengkapi dengan saringan partikulat udara berefisiensi tinggi, akan memastikan penyedot debu menghisap debu sebanyak mungkin. Bersihkan karpet di rumah Anda, fokuskan terutama di bagian yang sering dilewati orang. Anda juga bisa membersihkan bagian lantai yang lain. Sering membersihkan dengan menggunakan alat penyedot debu akan benar-benar mengurangi banyaknya debu yang akan terkumpul di bawah perabot rumah tangga dan di sudut-sudut rumah – Anda mungkin akan segera merasakan perbedaannya.

    • Pastikan Anda mengganti saringan penyedot debu secara berkala.
    • Pastikan alat penyedot debu Anda masih berfungsi dengan baik. Alat penyedot debu yang rusak akan mengeluarkan debu kembali ke udara, yang akan membuat masalah menjadi lebih buruk.
  2. Menyapu lantai setiap beberapa hari sekali. Dengan menggunakan sebuah sapu dan pengki untuk menghilangkan debu dari lantai yang tidak Anda lakukan penyedotan debu adalah cara lain yang bagus untuk mengurangi debu rumah tangga Anda. Sering menyapu di bagian yang cenderung terdapat banyak debu, seperti pintu, lorong, dan lantai dapur. Menaruh debu di dalam tempat sampah akan memastikan debu itu tidak masuk kembali ke rumah Anda.
  3. Sering mengepel lantai. Membersihkan lantai dengan menggunakan pel yang basah adalah cara yang bagus untuk mengumpulkan debu yang Anda lewatkan saat menyapu. Jika Anda sering mengepel lantai, Anda akan bisa mengendalikan debu. Membiarkan debu dan kotoran menumpuk terlalu lama akan membuatnya menjadi sulit untuk dibersihkan, dan Anda mungkin akan perlu untuk menyikatnya.
  4. Menghilangkan debu dengan menggunakan kain microfiber. Tidak semua kain microfiber untuk menyerap debu bentuknya serupa. Jika debu adalah masalah di rumah Anda, mungkin ini waktunya untuk menggunakan kain microfiber penyerap debu. Kain ini di desain untuk menyerap debu dan menahannya. Menggunakan kaos bekas atau handuk cenderung untuk memindahkan debu ke daerah sekitarnya, bukan menghilangkannya. Hal yang serupa juga berlaku bagi penyerap debu dari kulit-perabot rumah tangga Anda akan terlihat lebih bersih, tetapi pertikel debu terbang ke udara.

    • Gunakan kain penyerap debu untuk menghilangkan debu di tempat dimana debu cenderung untuk menumpuk, seperti di atas rak, meja tulis, samping meja, dst. Kain penyerap debu yang basah cenderung mengumpulkan debu lebih baik daripada kain penyerap debu yang kering, jadi waktu Anda membersihkan debu di perabot rumah tangga yang tidak terbuat dari kayu, cobalah untuk membasahi dulu kain penyerap debu.
    • Cuci kain penyerap debu segera setelah digunakan untuk menghilangkan segala macam debu yang sudah dikumpulkan. Jangan gunakan kertas pengering saat Anda mengeringkannya di dalam mesin pengering; pelembut pakaian akan mengurangi kapasitas menyerap debu.
  5. Cuci seperai secara berkala. Seperai, selimut, dan bantal adalah tempat dimana debu cenderung untuk terakumulasi, sering membuat orang terbangun dengan hidung sesak karena menghirup debu di udara sepanjang malam. Setiap Anda masuk atau keluar dari tempat tidur, Anda secara tidak sengaja membuat debu terbang ke udara. Solusinya adalah mencuci selimut secara berkala, terutama jika Anda atau anggota keluarga punya kulit yang kering, atau jika hewan peliharaan Anda tidur di tempat tidur bersama dengan Anda.

    • Cuci seperai dan sarung bantal sekitar seminggu sekali jika di rumah Anda banyak terdapat debu.
    • Cuci seperai dan selimut setiap tiga atau empat minggu sekali.
  6. Pukul bantal dan karpet setiap satu bulan sekali. Seperti seperai, bantal dan karpet cenderung untuk mengandung banyak debu sepanjang waktu. Setiap Anda duduk di sofa atau berjalan di atas karpet, Anda mengirimkan debu ke udara. Setiap 3 bulan sekali, bawa bantal dan karpet ke luar untuk di pukul beberapa kali dan cobalah untuk menghilangkan debu sebanyak mungkin.

    • Bekas pegangan sapu adalah alat yang bagus untuk digunakan sebagai pemukul bantal dan karpet.
    • Pukul di semua tempat, jangan hanya di satu tempat saja.
    • Terus pukuli bantal dan karpet sampai Anda tidak melihat partikel debu terbang di udara di setiap pukulan.
  7. Bersihkan dinding dari atas sampai bawah. Setiap beberapa bulan sekali, saat Anda membersihkan seluruh bagian rumah, bersihkan dinding dengan kain microfiber. Bersihkan dinding mulai dari bagian atas terlebih dahulu, kemudian baru ke bagian bawah. Dengan cara seperti itu, Anda bisa mengumpulkan semua debu yang jatuh saat Anda sedang membersihkan dinding.
 Metode 3 dari 4: Menghilangkan Kekacauan
  1. Menyimpan pernak pernik. Jika setiap ruangan di rumah Anda terdapat banyak barang dekorasinya, maka akan lebih sulit untuk mengurangi debu. Periksa rumah Anda dan kumpulkan barang-barang yang mengumpulkan debu yang tidak Anda butuhkan. Hal ini akan membuat permukaan rumah Anda lebih mudah untuk dibersihkan.

    • Untuk barang-barang yang benar-benar ingin Anda simpan, pertimbangkan untuk memindahkan beberapa barang tersebut ke ruangan yang jarang dipakai oleh anggota keluarga. Dangan cara itu, ruangan utama di rumah Anda tidak terlalu banyak mengumpulkan debu.
  2. Singkirkan tumpukan majalah dan buku. Karena benda-benda itu akan rusak seiring dengan berjalannya waktu, maka benda-benda itu akan banyak menghasilkan debu. Memiliki tumpukan majalah dan buku adalah cara yang pasti untuk membuat suasana berdebu. Letakkan buku-buku Anda di rak buku, dan mendaur ulang secara rutin majalah dan barang-barang kertas lainnya. Simpan barang-barang kertas yang tidak di buang ke dalam kantong plastik supaya tidak membuat rumah Anda berdebu.
  3. Kurangi penggunaan bahan tekstil di rumah Anda.[2] selimut, bantal, taplak meja, dan perabot rumah yang empuk juga memberikan kontribusi untuk debu rumah tangga – dengan memproduksi dan membuatnya terperangkap. Jika Anda bisa mengurangi barang-barang yang terbuat dari linen dan katun, Anda akan melihat pengurangan debu yang beterbangan di dalam rumah Anda.

    • Daripada membeli perabot rumah tangga yang terbuat dari katun, pilihlah yang terbuat dari kulit atau kayu. Mungkin ada sebuah perabot rumah tangga tua yang mulai rusak dan menghasilkan debu. Jika itu terjadi, singkirkan barang itu.
  4. Cuci selimut dan bantal secara rutin.
  5. Buat supaya lemari tetap bersih. Setiap Anda membuka pintu lemari, perubahan kecil di tekanan udara menyebabkan serpihan serat terlepas dari pakaian dan kain, dan serpihan-serpihan debu ini terkumpul di lantai. Jika lemari Anda berantakan, Anda mungkin tidak akan membersihkan lantai lemari selama rutinitas bersih-bersih Anda. Saat lantai lemari bersih, maka membersihkannya akan mudah dan mencegah debu meninggalkan lemari dan beterbangan ke tempat lain

    • Gantung pakaian dengan rapi, jangan menumpuknya.
    • Sediakan tempat untuk meletakkan sepatu, jangan menumpuknya di sebuah tempat.
    • Menyedot debu di lantai lemari secara rutin untuk mengurangi jumlah debu yang ada di sana.
  6. Simpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak atau tas. Pakaian lama seharusnya di simpan, jangan di gantung sampai tahun depan. Saat pakaian dan kain disimpan di dalam kontainer yang tertutup, maka barang-barang itu tidak terlalu terganggu, sehingga akan menghasilkan debu dalam jumlah yang lebih sedikit.

    • Direkomendasikan untuk menyimpan di dalam kontainer dan tas tembus pandang supaya Anda bisa melihat barang apa saja yang berada di dalamnya.
    • Saat debu menumpuk di dalam kontainer, Anda bisa mengelapnya dengan mudah.
  7. Minta orang untuk melepas sepatu yang kotor di depan pintu. Saat mengering, lumpur dan kotoran yang masuk ke dalam rumah pada akhirnya akan memberikan kontribusi debu ke dalam rumah Anda. Saat musim hujan dan musim dingin, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk meminta orang membuka sepatunya di depan pintu. Dengan cara itu, Anda bisa mengendalikan debu yang dihasilkan dari benda ini di satu tempat, yang bisa Anda bersihkan secara berkala.
  8. Bersihkan hewan peliharaan secara teratur. Bulu kucing dan anjing memberikan kontribusi kepada debu rumah tangga. Membersihkan mereka secara teratur adalah sebuah bantuan yang besar. Bersihkan hewan peliharaan Anda di kamar mandi atau di tempat mencuci baju, jangan di ruang tamu atau di kamar tidur, karena area ini lebih susah untuk dijaga kebersihannya. Anda juga perlu mencuci seperai untuk hewan peliharaan Anda secara teratur.

Metode 4 dari 4: Menyaring Udara

  1. Bersihkan atau upgrade filter udara di rumah Anda. Jika rumah Anda di hangatkan atau di dinginkan dengan menggunakan sebuah sistem yang terpusat, Anda bisa merubah saringannya untuk mengendalikan jumlah debu di udara. Debu akan terus terbentuk di dalam rumah Anda, tetapi sebuah filter udara yang berkualitas bisa mengurangi laju penumpukan debu.

    • Sebuah filter udara standar hanya akan menyaring partikel berukuran besar dari udara untuk mencegah kerusakan sistem penghangat atau pendingin di rumah Anda. Untuk mengurangi debu, direkomendasikan untuk menggunakan filter yang terbuat dari kertas berkualitas tinggi atau kain lipit yang bisa dibuang dan diganti setiap 1 sampai 3 bulan sekali.
  2. Miliki sebuah alat pembersih udara. Mesin ini membersihkan udara dengan cara menangkap partikel-partikel debu. Alat itu bagus untuk rumah tangga yang memproduksi banyak debu atau keluarga yang memiliki alergi debu. Alat pembersih udara hanya membersihkan udara di ruangan yang ada alat itu, jadi pertimbangkan untuk memiliki satu untuk setiap kamar tidur dan di ruang tamu.

Itulah artikel tentang Cara Mengurangi Debu di Dalam Rumah semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Pertimbangan Dalam Memilih Jasa Cleaning Service

Pertimbangan Dalam Memilih Jasa Cleaning Service

Berdasarkan Permenaker No. 19 tahun 2012 tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain, tanggal 19 November 2012, bidang usaha pelayanan kebersihan (cleaning service) merupakan salah satu dari lima macam kegiatan jasa penunjang, yang diperbolehkan untuk dialihdayakan (dioutsourcingkan). Dengan mengoutsourcingkan pekerjaan yang bukan bidang bisnis utama perusahaan, seperti cleaning service, maka perusahaan akan dapat lebih focus di bisnis utamanya. Sehingga pada gilirannya menghasilkan efisiensi dan daya saing yang meningkat.

Namun memilih dan menentukan penyedia jasa cleaning service yang profesional di Jakarta bisa jadi merupakan pekerjaan yang tidak gampang. Hal ini disebabkan terdapat puluhan bahkan ratusan baik perorangan maupun badan usaha yang mengaku sebagai penyedia jasa cleaning service profesional.  Pemilihan penyedia jasa cleaning service tentu bukan hanya semata-mata mempertimbangkan harga yang murah dan mengesampingkan kualitas jasa yang diberikan.Tetapi harus dipertimbangkan juga hal-hal menyangkutbadan hukum perusahaan, ketaatan pemenuhan kewajiban perpajakan, perijinan resmi sebagai penyedia jasa pekerja, keanggotaan pada organisasi/asosiasi profesi cleaning service serta keikutsertaannya pada jaminan kesehatan bagi karyawannya.

Penyedia jasa yang berbadan hukum, terutama PT, memiliki aturan main yang jelas. Hal ini diatur dalam UU No 40 tahun 2007  tentang Perseroan Terbatas. Biasanya perusahaan yang berbentuk PT pengelolaannya lebih profesional.

Jasa cleaning service merupakan obyek pajak pertambahan nilai. Penyedia jasa cleaning service wajib memungut PPN dan menyetorkannya sesuai dengan ketentuan perpajakan. Selain itu sebagai badan hukum, penyedia jasa cleaning service juga menjadi subyek pajak penghasilan. Pastikan bahwa perusahaan cleaning service yang akan dipakai mempunyai NPWP dan memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik. Pengguna jasa cleaning service justru jangan menolak jika perusahaan penyedia jasa cleaning service memungut PPN karena justru hal ini sesuai dengan ketentuan.

Pertimbangan Dalam Memilih Jasa Cleaning Service

Sebagai penyedia jasa cleaning service, perusahaan cleaning service melakukan perekrutan tenaga kerja untuk dididik sebagai pelaksana jasa cleaning service. Untuk itu pastikan bahwa perusahaan cleaning service yang dipakai telah mengantongi ijin resmi dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Hal ini menghindari timbulnya permasalahan sehubungan dengan pengerahan tenaga kerja.

PT Parama Cakra Sasmita mempunyai program dan kegiatan yang bertujuan untuk standarisasi dan peningkatan mutu jasa layanan cleaning service para anggotanya. Program-program tersebut antara lain: sertifikasi perusahaan cleaning service sebagai bukti bahwa perusahaan yang bersangkutan telah memenuhi standar pendirian perusahaan cleaning service berserta perangkatnya; audit berjangka kepada setiap anggota; peningkatan pengetahuan dan kemampuan anggota; serta kegiatan lain yang membangun semangat kebersihan dan kemandirian berwiraswasta. Dengan demikian keikutsertaan sebagai anggota organisasi profesi memberikan keyakinan yang memadai bahwa perusahaan cleaning service yang bersangkutan mempunyai layanan terstandarisasi yang terpelihara secara terus menerus.

Karyawan akan dapat bekerja dengan tenang jika kebutuhan-kebutuhan dasar minimalnya telah terpenuhi seperti antara lain kebutuhan jaminan kesehatan. Untuk itu pastikan bahwa penyedia jasa cleaning service telah memperhatikan hal ini yaitu mengikutsertakan karyawannya dalam program-program jaminan kesehatan yang tersedia seperti Jamsostek.

Dengan demikian dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut maka pemilihan penyedia jasa cleaning service bukan pada murahnya kontrak jasa yang ditawarkan tetapi yang lebih tepat adalah nilai kontrak yang “reasonable” atau pantas untuk suatu kualitas jasa yang baik.

Itulah artikel tentang Pertimbangan Dalam Memilih Jasa Cleaning Service Semoga Bermanfaat

Terima Kasih

Cara Membersihkan Kamar Mandi

 Persiapan Membersihkan Kamar Mandi
  1. Singkirkan semua benda yang seharusnya tidak berada di kamar mandi. Keluarkan semua benda yang tidak seharusnya berada di kamar mandi seperti pakaian, gelas, dan sampah. Keluarkan juga meja kecil atau lemari penyimpanan yang bisa dipindah, sehingga Anda bisa membersihkan lantai dan dinding di bagian bawahnya.
  2. Tuangkan cairan pemutih atau antikuman ke dalam toilet. Masukkan sikat toilet ke dalam toilet, untuk membantu menghilangkan kuman saat menyikat tiolet.

    • Pastikan lantai terbuka dan kipas ventilasi dinyalakan untuk memastikan sirkulasi udara yang tepat.
    • Sebagai alternatif ramah lingkungan, campurkan satu sendok makan soda kue ke dalam 1 liter campuran cuka putih dan air dengan perbandingan 75/25.
  3. Membersihkan debu. Umumnya, ketika membersihkan ruang apapun, mulailah dari bagian atas ke bagian bawah. Bersihkan sarang laba-laba di sudut-sudut kamar mandi dan sikatlah debu dan kotoran pada lantai, kemudian disapu. Alat pengisap debu baik untuk digunakan, namun Anda juga bisa menggunakan sapu.

    • Jika kamar mandi dipasang kertas dinding yang lembut, bungkuslah bulu sikat dengan tisu kamar mandi dan basahi dinding dengan sedikit air, lalu sikat.
  4. Bubuhkan serbuk penggosok ke bagian-bagian yang kotor. Jika terdapat kerak noda air yang menumpuk di bak mandi, wastafel, atau sekitar keran air, basahi daerah-daerah itu dengan sedikit air dan taburkan bubuk penggosok seperti merek Comet. Biarkan selama 10-15 menit sambil Anda mengerjakan pekerjaan lain agar kerak-kerak noda air mengelupas dan Anda lebih mudah menggosoknya.

    • Pastikan Anda membaca label bubuk penggosok agar Anda tahu telah menggunakan produk yang tepat dan tidak merusak permukaan kamar mandi. Cobalah produk ini pada bagian yang tidak terlihat sebelum menggunakannya.
Membersihkan Permukaan
  1. Bersihkan dinding, jendela, dan/atau langit-langit kamar mandi. Jika terdapat jamur di langit-langit, semprotkan larutan air dan pemutih/antikuman pada permukaan tersebut dan diamkan selama beberapa menit. Lakukan langkah yang sama pada dinding (jika dindingnya berupa ubin keramik) atau gunakan produk pembersih lain. Gosoklah permukaan ubin keramik yang telah disemprotkan cairan dengan spons atau lap bersih. Bilaslah hati-hati agar tidak ada noda gores yang tertinggal dan keringkan dengan lap bersih.

    • Saat menggosok, akan baik sekali jika Anda mengenakan sarung tangan karet agar tangan tidak kering saat bersentuhan dengan produk-produk kimia yang keras.
  2. Bersihkan shower. Semprotkan produk pembersih pada dinding shower dan kepala shower. Diamkan selama beberapa menit. Pembersih semprot yang khusus untuk menghilangkan noda bekas busa sabun sangat baik digunakan pada bak kamar mandi yang sudah lama tidak dibersihkan.

    • Pembersih yang dikhususkan untuk menghilangkan noda karena air mungkin dibutuhkan untuk membersihkan bagian-bagian yang rentan dengan noda-noda kehijauan dan kecokelatan karena air. Jangan gunakan pembersih yang kasar, spons kasar berwarna hijau, atau spons baja untuk digunakan pada ubin porselen karena bisa membuat warnanya pudar.
    • Rendam kepala shower. Jika kepala shower tersumbat karena noda air yang menumpuk atau busa sabun, Anda bisa melepaskan kepala shower itu dan merendamnya semalaman di dalam larutan cuka putih dan air, lalu disikat dengan sikat gigi tak terpakai.
    • Gosok dinding di sekitar shower, keran air, dan kepala shower. Bilaslah dengan air panas dan/atau keringkan dengan handuk. Anda bisa mengelap keran air dengan tisu kamar mandi atau handuk agar mengkilap.
    • Jangan lupakan tirai di bagian shower. Bagian ini juga rentan terhadap jamur. Larutan yang terdiri dari 2/3 air dan 1/3 cairan pemutih yang dimasukkan ke dalam botol semprot berguna untuk menyingkirkan noda-noda jamur. Anda juga bisa menurunkan tirai itu dan mencucinya di dalam air panas yang dicampur dengan sedikit sabun dan pemutih.
  3. Bersihkan wastafel dan bagian permukaan di sekitar wastafel. Gosoklah noda busa sabun dan ceceran pasta gigi dengan sedikit cairan pembersih, bilas dengan cara mengelapnya menggunakan spons. [1] Sikat gigi yang tak terpakai atau bola-bola kapas bisa berguna untuk menyingkirkan kotoran di antara keran dan pegangannya.

    • Jangan pernah membersihkan wastafel dan permukaan sekitar wastafel dengan lap atau tisu yang sama dengan yang digunakan untuk membersihkan toilet, karena bisa menyebarkan kuman. Untuk mencegahnya, Anda bisa menggunakan lap khusus hanya untuk membersihkan toilet.
    • Bersihkan bagian depan dan atas lemari dan laci. Anda perlu menggunakan air panas bersabun untuk membersihkannya. Jika Anda khawatir dengan kuman pada permukaan-permukaan ini, tambahkan sedikit pemutih pada larutan sabun.
  4. Bersihkan cermin. Gunakan pembersih, bilas, dan gosok air yang berlebihan dengan handuk atau squeegee (alat pembersih dengan bilah dari karet). Agar cermin berkilau, tambahkan sedikit cuka pada air.
  5. Bersihkan bagian luar toilet. Lap bagian luar toilet dengan lap yang direndam di dalam cairan pembersih antikuman, mulai dari pegangan alat penyiram agar tidak mengkontaminasi pegangan penyiram itu lagi. Bersihkan dan bilas seluruh permukaan bagian luar toilet termasuk bagian bawah dan sampingnya, bagian atas dan bawah dudukan dan penutup dudukan, dengan lap dan deterjen atau pembersih serupa.

    • Jangan lupa menggunakan lap khusus untuk membersihkan toilet atau tisu kamar mandi (segera buang setelah selesai digunakan, tapi jangan dibuang ke dalam toilet).
  6. Gosok toilet dengan sikat khusus toilet dan siram. Anda tak perlu menggosoknya keras-keras: biarkan air bersabun dan kesabaran yang bekerja. Bubuhkan pembersih asam pekat yang biasanya dijual di dalam botol berleher bengkok ke bagian dalam toilet. Berikan perhatian khusus dengan membubuhkan seluruh pinggiran bagian dalam dari bibir toilet. Cairan itu akan menyebar ke bagian-bagian lainnya. [2]

    • Diamkan cairan pembersih selama setengah jam atau lebih sebelum menggosok seluruh bagian toilet termasuk bagian bawah bibir toilet dengan sikat khusus toilet. Diamkan cairan pembersih sedikit lebih lama setelah dibubuhkan ke seluruh bagian toilet meskipun sudah digosok sedikit terlebih dulu, lalu gosok beberapa kali lagi dan siram.
  7. Sapu dan pel lantai kamar mandi. Mulailah dari sudut di pintu. Sapu semua debu dan kotoran hasil membersihkan bagian-bagian kamar mandi dan biarkan berjatuhan di lantai, lalu pel menggunakan larutan air sabun dan pemutih. Ingat, bilas lantai dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa sabun yang licin. Pastikan pula untuk membersihkan sisi-sisi toilet yang tersambung dengan lantai. Bagian ini sangat kotor. Jangan lupa untuk membersihkan bagian pinggir bawah kamar mandi karena biasanya terdapat banyak debu.
  8. Siapkan sikat gigi tak terpakai dan gosoklah lantai. Singkirkan sisa-sisa pasta gigi yang ada di lantai. Bubuhkan sedikit pemutih atau produk pembersih yang aman untuk digunakan pada sikat gigi untuk membersihkan permukaan wastafel. Lalu gosoklah! Sikat gigi bisa digunakan pada daerah yang sempit atau yang memerlukan penggosokan yang sangat detail.
 Menjaga Kamar Mandi Agar Tetap Bersih
  1. Nyalakan kipas ventilasi. Menjaga sirkulasi udara di kamar mandi akan mencegah pertumbuhan lumut. Tugas membersihkan kamar mandi pun menjadi tidak terlalu sering dilakukan. Nyalakan kipas ventilasi setelah selesai menggunakan shower untuk mengeringkan kamar mandi dan mencegah kelembapan.
  2. Keringkan shower setelah digunakan. Untuk memastikan jamur dan lumut tidak berkembang di shower, keringkan shower setiap kali selesai digunakan. Apalagi jika ditambah dengan menyalakan kipas ventilasi, maka akan membuat kamar mandi bebas lumut.
  3. Jagalah kamar mandi agar tetap rapi. Hal-hal yang kita sebut “berantakan” adalah suatu kekacauan. Jika pakaian berserakan di kamar mandi, letakkan keranjang atau kotak kardus di dalam kamar mandi sebagai wadah untuk pakaian kotor. Gunakan wadah sikat gigi atau gelas agar sikat gigi tersimpan rapi. Simpan perlengkapan lain di dalam kotak sepatu tak terpakai yang diletakkan di bawah wastafel agar permukaan wastafel tetap rapi.
  4. Gunakan sikat toilet. Meskipun tidak terlihat kotor, mineral di dalam air dapat menodai toilet. Menyikat toilet dengan sikat toilet yang kuat secara teratur adalah langkah yang baik. Meskipun Anda hanya melakukan seminggu sekali, tugas membersihkan kamar mandi akan jauh lebih mudah dan jarang dilakukan.
  5. Bersihkan noda pasta gigi. Noda pasta gigi yang menumpuk di wastafel serta cermin akan membuat kamar mandi terlihat lebih kotor. Pastikan Anda membersihkan dan membilas wastafel setelah menyikat gigi, lalu mengeringkannya.

    • Untuk meringkas pekerjaan ini, lakukan saat Anda sedang berkumur dengan obat kumur untuk mendapatkan manfaat tambahan bagi gigi.

     

Cara Membersihkan Kamar Mandi Itulah artikel yang kami buat semoga bermanfaat

CLEANING EQUIPMENT

CLEANING EQUIPMENT Adalah peralatan yang digunakan untuk membantu atau mempermudah pada saat membersihkan suatu objek

CLEANING EQUIPMENT

CLEANING EQUIPMENT Adalah peralatan yang digunakan untuk membantu atau mempermudah pada saat membersihkan suatu objek.

  1. Type of Equipment / jenis-jenis peralatan pembersihan:
    1. Kelompok Sapu (broom)
    • Palm broom (sapu ijuk ) biasanya digunakan untuk membersihkan lantai dari sampah  atau  kotoran basah maupun kering yang bersifat lepas/ tidak menempel pada permukaan lantai.
    • Coconut broom ( sapu lidi ) biasanya digunakan untuk menyapu halaman.
    • Hand broom ( sapu bulu ) biasanya dugunakan untuk membersihkan debu-debu kering.
    • Ceiling broom biasanya digunakan untuk membersihkan debu-debu yang ada di plavont.
    1. Kelompok sikat ( brush)
    • Hand brush biasanya digunakan utk menggosok kotran dan noda-noda pada lantai dan tembok.
    • Toilet bowl brush biasanya digunakan untuk bagian dalam toilet.
    • Floor brush biasanya digunakan untuk membersihkan sudut-sudut lantai toilet maupun seluruh lantai toilet.
    • shoe brush biasanya dugunakan untuk membersihkan sepatu.
    • steel brush biasanya digunakan untuk membersihkan bagian dalam mesin yang kotor.
    1. Kelompok container
    • dust pan biasanya digunakan untuk mrngangkat atau mengumpulkan debu dan sampah.
    • gabbage can biasanya digunakan untuk membuang/ mengumpulkan sampah
    • pail biasanya dugunakan untuk menampung air dan larutan bahan pembersih.
    • water scoope biasanya digunakan untuk mengambil air dan tempatnya dibak mandi.
    • trolley biasanya digunakan untuk menyimpan / mengangkut perlengkapan public area untuk mempermudah pekerjaan bagi public area dalam kegiatan sehari-hari
    • rubbish bag biasanya digunakan untuk mengumpulkan sampah.
    • bouble bucket biasanya digunakan untuk membawa/ mengangkut sampah.
    1. Kelompok pendukung
    • window wipper biasanya digunakan untuk menghapus air hujan dan kotoran di kaca
    • bottle sponger biasanya digunakan untuk menyemprotkan cairan kimia.
    • putty knife biasanya digunakan untk menghapus dempul yang terdapat pd kaca stiap jendela
    • scotch brite untuk menggosok noda-noda yang ada pd lantai.
    • telescopic stick untuk menyambung alat pembersih pada area yang tidak terjangkau.
    • floor squeezer untuk mngeringkan/ menarik air yang mengenang di lantai.
    • step ladder biasanya digunakan untuk menjangkau area yang tinggi.

Itulah artikel tentang CLEANING EQUIPMENT semoga bermanfaat untuk kalian

Chemical dan Peralatan Jasa Cleaning Service

Chemical dan Peralatan Jasa Cleaning Service

Pengenalan alat

Berikut beberapa contoh alat yang umum digunakan dalam cleaning service yang dapat digolongkan sesuai pengoperasiannya :

  1. Alat-alat manual
NAMA KEGUNAAN / FUNGSI
Lap Kotak Membersihkan meubelair & gerabah
Lap Kanebo Finishing pemberihan kaca & logam
Lap Planel Membersihkan cover elektronik
Floor Squigee Menyeka air di lantai
Floor Duster set Menyapu lantai
Mop set Mengepel lantai
Pres Mop set Memeras mop
Window Squigee set Menyeka air di kaca
Washer set Membersihkan noda kaca
Brush Net Membersihkan sarang laba-laba
Stik Brush Menyikat lantai
Bowl Brush Menyikat closet
Hand Brush Menyikat bahan dari kain
Scraper Membersihkan noda keras
Scot Brite Membersihkan noda pekat
Telescopic set Penyambung alat agar terjangkau
Dust Bin Menanmpung sampah
Dust Pen Menimpal sampah
Dll
  1. Alat-alat elektrik
NAMA KELENGKAPAN
Floor Polisher Kabel rol, Pad Holder, Pad sikat & Cleaning Pad
Scrubber Kabel rol, Pad Holder, Pad sikat & Cleanning Pad
Maesin Vacum Dry Selang, Stik, Mata vacum & filter
Maesin Vacum Wet Selang, Stik, Mata vacum & pelampung
Blower Kabel rol
Hand Polesher Pad holder, Cloth Holder & kabel rol
dll
  1. Alat Pelindung Diri ( APD )
NAMA KEGUNAAN / FUNGSI
Sarung Tangan karet Melindungi dari chemical berbahaya atau penyakit
Sarung Tangan kain Melindungi dari benda keras
Masker Melindungi dari debu / gas berbahaya
Papan Coution Tanda peringatan
Helmet Pelindung kepala
Safety Belt Pelindung di ketinggian
Sepatu boot Melindungi dari chemical berbahaya atau penyakit
dll
Pengenalan Chemical
     Ada berbagai macam nama chemical yang dipakai untuk cleaning service. Agar mudah dalam memahaminya maka dapat dibedakan menurut jenis bahan dasarnya yaitu :
1. Jenis Asam
     Adalah jenis bahan atau chemical yang mengandung HCL, contoh : Porstek, Porsclean, vixal dll.
Digunakan hanya untuk membersihkan noda yang mengandung zat kapur dan bukan pada benda yang terbuat dari zat kapur ( plesteran, teraso, marmer, tembok dll) atau logam, sehingga dalam reaksinya hanya menghancurkan noda zat kapur tanpa merusak benda dari kapur atau logam yang dibersihkan.
Ciri umumnya adalah berbau menyengat, mengeluarkan uap asam dan terasa gatal apabila terkena kulit.
2. Jenis Minyak
     Adalah jenis bahan atau chemical yang mengandung gas/minyak bumi, contoh : Dry Cleaner, Thiner dll.
Digunakan untuk membersihkan noda sintetis (lem, noda karet tipis, bekas cat dll) yang akan bereaksi untuk melarutkan bahan tersebut atau untuk melakukan finishing pekerjaan yang akan berfungsi untuk menyeka debu sekaligus memberikan efek pantulan cahaya (mengkilap).
Ciri umumnya berminyak atau menimbulkan bau gas metan (BBM).
3. Jenis Basa
     Adalah jenis bahan atau chemical yang mengandung detergen contoh : Detergen bubuk, detergen cream/ sabun colek, batang, cair (MPC, Tepol dll).
Digunakan untuk membersihkan noda yang mengandung minyak sehingga dalam reaksinya akan melepas zat minyak dari benda dan mengikat agar tidak menempel kembali atau noda lain yang memiliki kepekatan sehingga memerlukan bantuan busa untuk mengurai kepekatan noda.
Ciri umumnya adalah berbusa, akan tetapi terkadang tidak menimbulkan busa apabila volume zat minyak yang dibersihkan terlalu banyak.

 

4. Bahan khusus
    Adalah jenis bahan atau chemical yang mengandung salah satu / beberapa jenis diatas ditambah dan atau hanya bahan kimia lain yang sengaja diolah khusus oleh pabrik, contoh : Glass Cleaner, Shine Up, Helios, Hand soap, Karbol, dll.
Digunakan untuk membersihkan serta merawat benda-benda tertentu (kaca, kayu, almunium, stainles dll) sehingga akan bereaksi secukupnya tanpa merusak medan/benda atau membersihkan noda yang mengandung bahan kimia khusus dan bahkan mikro biologi tertentu (bakteri-bakteri yang menimbulkan bau, bercak dll) sehingga akan bereaksi secara proses kimiawi dan biologi tertentu pula.
 Ciri umumnya sangat beragam sesuai nama atau keterangan penggunaan yang tercantum dalam lebel kemasan.
5. Alat yang dikatagorikan bahan.
     Bahan yang berbentuk benda tetapi hanya dipakai sekali atau beberapa kali yang tidak mencapai 1 bulan, contoh : kain majun, batu apung, kertas gosok, isi cuter dll.
6.Bahan khusus untuk perawatan tanaman
    Bahan khusus untuk perawatan tanaman bisa mengandung bahan alami seperti pupuk kandang dan bisa juga mengandung bahan kimia seperti : Puradan, Raoundap, Pupuk Kimia, Sampoerna dll.
Itulah artikel pembahasan tentang Chemical dan Peralatan Jasa Cleaning Service

Jasa Cleaning Service di Jakarta

Jasa Cleaning Service di Jakarta

Kami di PT PARAMA CAKRA SASMITA menerapkan Program  yang dirancang untuk mempersiapkan keterampilan karyawan kami dalam memberikan layanan yang berfokus pada Kualitas, Ergonomis, Efektivitas, Kinerja, dan Produktivitas. Program ini selalu kami tinjau dan evaluasi kembali berdasarkan masukan dari klien setiap minggunya.

Jasa Cleaning Service di Jakarta

Dengan layanan pembersihan yang beragam, mulai dari pembersihan kantor, rumah sakit, pabrik, sekolah, bank, hingga bagian eksterior gedung, seluruh rancangan keunggulan layanan kami terdiri dari tiga aspek:

Kinerja Terbaik . Metode layanan kami menghasilkan kualitas, efektivitas, dan efisiensi, karena telah dirancang berdasarkan kinerja yang terbukti terbaik sebagai Jasa Cleaning Service di Jakarta .

Kualitas yang Terjaga. Bagi kami di PT PARAMA CAKRA SASMITA, menyediakan layanan profesional merupakan komitmen dalam memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dalam Service Level Agreement (SLA). Hal inilah yang menjadi salah satu aspek utama yang membedakan PT PARAMA CAKRA SASMITA dengan perusahaan layanan pembersihan lainnya.

Peralatan Pembersihan yang Dapat Disesuaikan. Seluruh peralatan pembersihan yang kami gunakan akan disesuaikan dengan kebutuhan serta target efektivitas kerja yang ingin Anda capai, dengan menjalin kerjasama global pada pemasok terpercaya untuk menjaga kualitas dan pengembangan inovasi peralatan, perlengkapan, dan produk pembersihan yang kami gunakan sehari-hari.

Sebagai perusahaan penyedia layanan Jasa Cleaning Service di Jakarta, PT PARAMA CAKRA SASMITA  terus memimpin pasar dan telah dikenal sebagai perusahaan terkemuka dan pengembang layanan pembersihan dengan kualitas tinggi. Keberhasilan kami dicapai atas dorongan untuk selalu berusaha mengenal dan mendalami setiap aspek di bidang ini.

Dengan demikian, kami menyediakan layanan Jasa Cleaning Service di Jakarta baik harian maupun berkala, solusi khusus untuk industri tertentu yang memiliki standar tinggi terhadap kebersihan dan sanitasi, serta karyawan-karyawan terampil yang melakukan pembersihan dengan metode terbaik, dan secara konsisten dan cermat menerapkan peralatan dan sistem pembersihan baru untuk mencapai kesempurnaan.

Apabila kalian ingin lebih tahu informasi secara detail kalian bisa hubungi

Marketing

0815 7433 2903

Email

marketing@parama.co.id

Bisa juga kalian Langsung datang ke Jl. Angkur No. 19, Jakarta 13210 021-4896956, 021-47882697

Semoga Artikel ini bermanfaat

Terima Kasih